Walhi Ingatkan Ancaman Bencana Ekologis
Ingki Rinaldi | Agus Mulyadi | Jumat, 13 Januari 2012 | 12:00 WIB
PADANG, KOMPAS.com — Wahana
Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumatera Barat, Jumat (13/1/2012),
mengingatkan kemungkinan terjadinya bencana ekologis jika penggunaan
lahan dengan sistem pinjam pakai seluas 412 hektar jadi digunakan untuk
perluasan produksi PT Semen Padang.
Untuk penggunaan lahan tambahan 412 hektar tersebut, PT Semen Padang saat ini masih menunggu rekomendasi dari Gubernur Sumbar.
amperaKoordinator
Divisi Advokasi dan Kampanye Walhi Sumbar, Desriko, di Padang, Jumat
(13/1/2012), mengatakan, lahan-lahan sawah warga dan aliran-aliran
sungai akan mengalami kekeringan.
Seperti sebelumnya diwartakan Kompas,
Komisaris Utama PT Semen Padang Muzani Syukur dan Direktur Utama PT
Semen Padang Munadi Arifin, Kamis (12/1/2012), bertemu dengan Gubernur
Sumbar Irwan Prayitno dan Wali Kota Padang Fauzi Bahar di Ruang
Pertemuan Gubernuran Sumbar, Kota Padang.
Pertemuan itu membahas
kemungkinan naiknya kontribusi dari PT Semen Padang kepada Pemkot
Padang, yang dimungkinkan melalui mekanisme kepemilikan saham.
Untuk penggunaan lahan tambahan 412 hektar tersebut, PT Semen Padang saat ini masih menunggu rekomendasi dari Gubernur Sumbar.
Menurut Irwan Prayitno, rekomendasi tersebut bakal segera ditandatangani dalam pekan ini.
Munadi
Arifin pada Kamis itu menyatakan, untuk isu lingkungan terkait rencana
perluasan lahan produksi itu akan terlebih dahulu dilakukan analisis
mengenai dampak lingkungan. Namun, untuk melakukan hal itu masih harus
menunggu kepastian penggunaan lahan tersebut, yang di antaranya
dipastikan dengan keluarnya rekomendasi Gubernur Sumbar.http://regional.kompas.com/read/2012/01/13/12005985/Walhi.Ingatkan.Ancaman.Bencana.Ekologis
Tidak ada komentar:
Posting Komentar