Rabu, 25 Januari 2012

Walhi Ingatkan Ancaman Bencana Ekologis
Ingki Rinaldi | Agus Mulyadi | Jumat, 13 Januari 2012 | 12:00 WIB

PADANG, KOMPAS.com Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumatera Barat, Jumat (13/1/2012), mengingatkan kemungkinan terjadinya bencana ekologis jika penggunaan lahan dengan sistem pinjam pakai seluas 412 hektar jadi digunakan untuk perluasan produksi PT Semen Padang.
Untuk penggunaan lahan tambahan 412 hektar tersebut, PT Semen Padang saat ini masih menunggu rekomendasi dari Gubernur Sumbar.
amperaKoordinator Divisi Advokasi dan Kampanye Walhi Sumbar, Desriko, di Padang, Jumat (13/1/2012),  mengatakan, lahan-lahan sawah warga dan aliran-aliran sungai akan mengalami kekeringan.
Seperti sebelumnya diwartakan Kompas, Komisaris Utama PT Semen Padang Muzani Syukur dan Direktur Utama PT Semen Padang Munadi Arifin, Kamis (12/1/2012), bertemu dengan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Wali Kota Padang Fauzi Bahar di Ruang Pertemuan Gubernuran Sumbar, Kota Padang.
Pertemuan itu membahas kemungkinan naiknya kontribusi dari PT Semen Padang kepada Pemkot Padang, yang dimungkinkan melalui mekanisme kepemilikan saham.
Untuk penggunaan lahan tambahan 412 hektar tersebut, PT Semen Padang saat ini masih menunggu rekomendasi dari Gubernur Sumbar.
Menurut Irwan Prayitno, rekomendasi tersebut bakal segera ditandatangani dalam pekan ini.
Munadi Arifin pada Kamis itu menyatakan, untuk isu lingkungan terkait rencana perluasan lahan produksi itu akan terlebih dahulu dilakukan analisis mengenai dampak lingkungan. Namun, untuk melakukan hal itu masih harus menunggu kepastian penggunaan lahan tersebut, yang di antaranya dipastikan dengan keluarnya rekomendasi Gubernur Sumbar.

http://regional.kompas.com/read/2012/01/13/12005985/Walhi.Ingatkan.Ancaman.Bencana.Ekologis

Tidak ada komentar:

Posting Komentar